Kevin Jumat, 19 November 2021 | 66

Pemberian Bantuan Nutrisi Tambahan Pada Pasien Tuberculosis Resisten Obat di Kota Medan

Sebagai wujud kepedulian kepada pasien Tuberculosis Resisten Obat, PT Bank Sumut menyalurkan dana CSR untuk program bantuan nutrisi tambahan kepada 36 orang pasien TBC RO di Kota Medan sebesar Rp. 84.136.800. Donasi tersebut diserahkan secara simbolis dalam acara pertemuan Konferensi Pers CSR Bank Sumut: Pemberian Nutrisi Tambahan Pada Pasien TBC RO Kota Medan, Kamis (18/11) bertempat di Hotel Aryaduta Jl. Kapten Maulana Lubis No.8 Medan.

 

 

Penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh Perwakilan dari Pemko Medan, Suhartini, Kepala Seksi P2PM Dinas Kesehatan Kota Medan, Edy Yusuf SKM., MKM, Pelaksana Sekretaris Perusahaan Bank Sumut, Drs. Erwinsyah yang didampingi Pimpinan Bidang Unit CSR Bank Sumut, Abdul Hamid, SH, Perwakilan organisasi pasien PESAT, Listiani, Yayasan KNCV Indonesia dr. Eva OK Simatupang, Sp.KKLP dan undangan perwakilan dari beberapa media serta keluarga Pasien TBC RO.

 

 

Sebelumnya, bantuan nutrisi juga pernah diberikan oleh CSR Bank Sumut untuk pasien TB pada tahun 2018. Adapun penerima manfaat yaitu pasien TBC RO yang berpenghasilan dibawah UMK 2021 sebanyak 36 pasien dari 81 orang pasien dan layak diprioritaskan sebagai penerima bantuan nutrisi pendukung proses pengobatan TBC RO. Pemanfaatan dana CSR Bank Sumut akan mendukung keberhasilan pengobatan pasien TBC RO di Kota Medan melalui pemenuhan kebutuhan nutrisi berupa tambahan makanan bergizi. Berdasarkan Petunjuk Teknis Penatalaksanaan TBC RO di Indonesia tahun 2020, pemberian makanan tambahan dapat meningkatkan respon biologis pasien terhadap pengobatan dalam hal memperbaiki kekurangan gizi dan meningkatkan fungsi imun, sehingga pemberian makanan tambahan sangat diperlukan untuk peningkatan keberhasilan pengobatan pasien TBC RO. Selain itu, dukungan psikologis serta edukasi pendampingan kepada pasien TBC RO selama masa perobatan harus terus diberikan hingga sembuh.

Bank Sumut berharap, bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan hasil yang baik di akhir program terutama kesembuhan untuk 36 pasien TBC RO agar dapat bekerja seperti biasa serta bisa berkumpul dengan keluarga dan diterima kembali di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, bantuan ini sebagai bentuk dukungan untuk menurunkan angka kasus TBC di Indonesia yang saat ini menduduki posisi ketiga kasus TBC tertinggi di dunia dengan jumlah hingga 824.000 kasus berdasarkan Global TB Report WHO 2021.