Kevin Rabu, 11 Maret 2026 | 300

Audiensi dengan Walikota Medan, Bank Sumut Paparkan Gagasan Digitalisasi Parkir

Medan – Pemerintah Kota Medan bersama PT Bank Sumut (Perseroda) memperkuat kolaborasi untuk peningkatan digitalisasi layanan publik. Upaya ini antara lain diwujudkan melalui pengembangan sistem pembayaran digital, pengelolaan parkir berbasis elektronik, hingga perluasan transaksi non-tunai di berbagai sektor ekonomi masyarakat.

Walikota Medan Rico Waas menilai digitalisasi menjadi kebutuhan penting bagi kota yang terus berkembang seperti Medan. Pemanfaatan teknologi akan mempermudah masyarakat dalam bertransaksi sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan pendapatan daerah.

“Ke depan, berbagai layanan publik perlu semakin mudah diakses secara digital. Dengan sistem yang terintegrasi, masyarakat tidak lagi bergantung pada proses manual, sementara pemerintah juga bisa memantau penerimaan daerah secara lebih transparan,” kata Rico Waas dalam pertemuan dengan Dirut Bank Sumut, Heru Mardiansyah yang diwakili oleh Direktur Teknologi Informasi dan Operasional, Sandhy Sofian bersama beberapa pemimpin cabang, di Balai Kota, Selasa (10/3) sore.

Salah satu rencana yang sedang disiapkan adalah pengembangan pilot project digitalisasi parkir di sejumlah titik kota. Melalui sistem ini, pembayaran parkir akan dilakukan secara elektronik sehingga seluruh transaksi tercatat secara otomatis dan dapat dipantau melalui dashboard.

Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank Sumut Sandhy Sofian menyebutkan, semisal pada skema parkir digital nantinya tidak hanya mempermudah masyarakat tetapi juga meningkatkan akuntabilitas pengelolaan parkir.

“Dengan sistem digital, transaksi parkir dapat langsung tercatat dan terhubung dengan rekening penerimaan daerah. Pemerintah kota nantinya bisa memantau titik parkir yang memiliki aktivitas tinggi sekaligus meminimalkan potensi kebocoran,” ujar Sandhy Sofian.

Secara teknis, Bank Sumut menyiapkan sistem yang memungkinkan berbagai pihak terhubung dalam satu ekosistem digital, mulai dari pengguna kendaraan, juru parkir, hingga pemerintah daerah. Melalui sistem itu pula, data transaksi dapat diolah menjadi dasar pengambilan kebijakan.

“Kami ingin Bank Sumut tidak hanya menjadi tempat menyimpan dana, tetapi juga berubah dan bertumbuh menjadi bank transaksional yang digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari,” kata Sandhy Sofian.

Melalui sinergi tersebut, Medan diharapkan dapat menjadi salah satu kota yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk meningkatkan pelayanan publik sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Dalam audiensi tersebut, Rico Waas turut didampingi Asisten Umum Laksamana Putra Siregar, Kepala Badan Pendapatan Daerah M Agha Novrian, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah M Ashari Lubis, serta Kepala Bagian Perekonomian Muhammad Reza Hanafi. Sedangkan dari jajaran Bank Sumut, hadir mendampingi Sandhy Sofian Pelaksana Sekretaris Perusahaan Hendy Arif, Pemimpin Cabang Ngumban Surbakti Vickara Perkasa Akhir, Cabang Iskandar Muda Ronald Regen Ginting, Cabang Kampung Lalang Mardianto Angkat, dan Cabang Sukaramai Rudi Ardi Simbolon.