Kevin Senin, 06 Januari 2020 | 222

Bank Sumut belajar dengan Bank Jawa Barat untuk persiapan IPO 2021

PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) tengah bersiap menggelar penawaran saham perdana kepada publik (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Salah satunya dengan belajar dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb).

“IPO atau penawaran saham perdana dilakukan untuk mempercepat peningkatan permodalan perseroan,” ujar Direktur Utama Bank Sumut M Budi Utomo, di Medan, Sumut, Minggu (5/1/2020).

Menurut dia, IPO direncanakan bisa dilakukan pada 2021. Sebagai bagian dari kesiapan IPO, manajemen Bank Sumut belajar ke BJB yang sudah IPO lebih dulu.

Budi mengatakan, sejumlah jajaran direksi Bank Sumut seperti Direktur Pemasaran Abdi Santosa Ritonga, Komisaris Brata Kesuma, dan Corporate Secretary Syahdan Ridwan Siregar, melakukan “sharing session” dengan bank bjb pada Jumat (3/1/2020).

Bank bjb dipilih, kata Budi, karena bank tersebut merupakan BPD pertama yang melakukan IPO pada 8 Juli 2010. Sekarang bank tersebut menjadi bank daerah yang terbesar di Indonesia.

Budi memandang bank bjb bukan sebagai rival. Bank Sumut siap berkolaborasi agar dapat saling memajukan bank daerah sebagai fundamental perekonomian khususnya dalam menghadapi pasar bebas perbankan dan kemunculan bank bank asing di Indonesia.

“Selain meningkatkan akses permodalan, IPO Bank Sumut diharapkan menaikkan brand image, meningkatkan pengelolaan GCG serta meningkatkan valuasi perusahaan,” ujar Budi.