Kevin Rabu, 05 Januari 2022 | 634

Pinjaman Online Langsung Cair Tanpa Ribet, Hindari Hal Ini Sebelum Mengajukannya

Aplikasi teknologi finansial yang memberikan layanan pinjaman secara daring kini sangat banyak dicari masyarakat, padahal jika tidak cermat ketika mengajukan bisa-bisa merugikan diri sendiri. Selain banyaknya berita tentang pinjaman online ilegal, banyak masyarakat menggunakan pinjaman online tanpa pikir panjang, menganggap pinjaman online sebagai jawaban solusi finansial. Baiknya sebelum melakukan pengajuan pinjaman online dengan mengirimkan data-data pribadi, pertimbangkan beberapa hal agar aman dan tidak berpotensi merugikan.

  1. Jangan mengajukan pinjaman pada aplikasi atau perusahaan yang tidak terdaftar di OJK
    Umumnya perusahaan yang terdaftar oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) memiliki informasi yang mudah diakses dan jelas. Jadi harus teliti jika ingin mengajukan pinjaman ke aplikasi ataupun perusahaan keuangan. #KawanSumut bisa mengecek legalitasnya langsung melalui website ojk.go.id

  2. Hindari kontrak perjanjian yang merugikan, maka harus pahami secara teliti
    Sebenarnya di kontrak perjanjian sudah sangat lengkap tentang peraturan yang harus disepakati. Hanya saja terkadang mereka yang mengajukan pinjaman tidak membacanya lengkap. Sudah seharusnya memahami kontrak perjanjian sebelum mengajukan pinjaman baik langsung maupun online. Paling penting untuk mengetahui bagaimana prosedur ketentuan pinjaman, dari mulai bunga, denda, dan cara penagihan bila jatuh tempo.

  3. Pelajari seperti apa sistem biaya dan bunganya, jangan pilih jika tidak menginfokan secara transparan
    Perusahaan penyedia pinjaman ataupun kredit multi guna yang terdaftar OJK selalu memberikan info rincian biaya dan suku bunga secara transparan pada calon nasabahnya. Jadi jika #KawanSumut menemukan info yang tidak transparan perlu dipertimbangkan untuk tidak diajukan. Bahkan jika menemukan suku bunga yang memberatkan dari total pinjaman lebih baik dihindari.

  4. Jangan paksakan jika tidak sesuai kemampuan dan tidak sesuai kebutuhan
    Sesuaikan dana pinjaman dengan apa yang dibutuhkan dan kemampuan untuk membayarnya, pertimbangkan bagaimana rencana alokasi cicilan dari total pinjaman. Termin serta besarnya pinjaman mungkin akan sangat menggiurkan, tapi jika tidak sesuai kebutuhan dan kemampuan maka tidak cermat mengajukan pinjaman.

  5. Jangan lupa untuk mencatat dan ingat jumlah uang yang dipinjam
    Jika sewaktu-waktu selisih data dari jumlah cicilan atau total pinjaman, maka kamu bisa membandingkannya dengan data-data yang bisa dipertanggung jawabkan. Selain itu, kamu juga bisa punya kendali biaya belanja bulanan untuk alokasi ke cicilan ketika dicatat dan diingat.

  6. Jangan sampai telat bayar dan usahakan bayar tepat waktu
    Jika bayar tepat waktu umumnya perusahan pinjaman akan menawarkan hadiah-hadiah untuk memotivasi bayar di awal. Namun akan berbeda jika telat bayar, bisa dikenakan denda dan itu sangat memberatkan nantinya.

  7. Hindari pinjaman jika tidak ada layanan nasabah
    Perusahaan penyelenggara pinjaman yang tidak memiliki layanan nasabah maka perlu dikhawatirkan. Bayangkan jika terjadi hal yang tidak diinginkan, bagaimana untuk bertanya jika tidak ada layanan nasabah.

Jika ingin pinjaman yang aman tanpa khawatir lebih baik mengajukan kredit multi guna. Bank SUMUT memberikan produk kredit multi guna untuk menjawab kebutuhan finansial para masyarakat.

Kredit Multi Guna Bank Sumut

Kredit Multi Guna Bank Sumut adalah Kredit yang diberikan kepada Perorangan yang memiliki profesi sebagai PNS, CPNS, Pegawai Tetap, PPPK, Tenaga Honorer, Kepala Desa, Kepala Lingkungan di Dinas/Instansi/ Lembaga/BUMN/ BUMD/BHMN/Koperasi Pegawai/Perusahaan Swasta, dengan sumber pengembalian kredit dari penghasilan yang diterima pegawai tersebut setiap bulannya.

Lihat selengkapnya tentang kredit multi guna di sini. (https://www.banksumut.co.id/kredit-multi-guna/)